Cara Mengenali Charger Smartphone yang Bagus

Charger merupakan salah satu komponen pendukung bagi smartphone. Banyak orang lebih memilih menggunakan charger bawaan smartphone daripada charger yang dibeli secara terpisah. Hal tersebut karena charger bawaan merupakan yang paling cocok dan diproduksi sesuai dengan standart smartphone tersebut.

Namun pada beberapa kasus charger bawaan justru tidak dapat melakukan pengisian yang baik. Kadang saat menggunakan charger bawaan proses pengisian membutuhkan waktu yang lama tapi saat menggunakan charger lain justru proses pengisiannya lebih cepat. Kenapa ini bisa terjadi?

Sebenarnya sebuah charger itu layaknya sebuah smartphone yang masing-masing mempunyai spesifikasi yang berbeda. Saat kita menggunakan charger yang salah akan menimbulkan masalah misalnya proses pengisian yang berlangsung lebih lama. Maka dari itu kamu harus tahu cara membedakan charger yang bagus dan tidak, berikut gavetions akan memberikan beberapa trik untuk mengecek kualitas sebuah charger.

Menggunakan Aplikasi Ampere

Kamu bisa mencoba aplikasi bernama Ampere yang bisa kamu download di playstore untuk mengecek kualitas charger smartphone kamu. Aplikasi yang dikembangkan oleh Braintrapp ini akan menunjukkan berapa ampere daya yang masuk saat smartphone sedang di charge.

DISARANKAN  Kelebihan Smartphone Buatan China

Lihat Daya yang Masuk

Setelah kamu memasang aplikasi ini kamu hanya perlu membukanya dalam keadaan smartphone sedang dicharge. Aplikasi ini akan menampilkan berapa ampere daya yang masuk secara real-time. Data tersebut akan ditampilkan dengan font berwarna hijau muda. Selain mengecek daya masuk, aplikasi ini juga dapat menampilkan informasi tentang daya yang digunakan saat smartphone tidak dalam kondisi dicharge dengan font berwarna orange.

Bandingkan Beberapa Charger

Jika kamu punya beberapa charger kamu bisa mengetes charger-charger tersebut dan membandingkan data yang dihasilkan oleh masing-masing charger untuk mengetahui mana charger yang lebih cocok untuk digunakan. Semakin besar daya ampere yang masuk saat proses pengisian maka akan semakin cepat baterai tersebut mencapai full. Akan tetapi setiap smartphone punya batas daya, pastikan besarnya daya yang masuk tidak terlalu besar karena akan menyebabkan rusaknya komponen smartphone karena daya berlebih.

DISARANKAN  Cara Melindungi Komputer dari WannaCry Ransomware

Cek Kondisi Baterai

Aplikasi Ampere ini merupakan aplikasi yang multifungsi, selain dapat mengukur daya yang masuk maupun keluar, aplikasi ini juga dapat menampilkan kondisi baterai kamu sehingga kamu tahu apakah baterai tersebut masih layak digunakan atau waktunya diganti. Selain itu Ampere juga akan menampilkan suhu pada baterai sehingga kamu bisa memantaunya untuk mencegah terjadi overheat pada baterai.

Minimalkan Penggunaan Saat Proses Charging

Salah satu penyebab lamanya proses pengisian adalah smartphone tetap digunakan saat dicharge. Hal tersebut menyebabkan daya tidak tersimpan secara maksimal karena ada daya yang langsung dikeluarkan. Selain itu matikan fitur-fitur yang tidak digunakan untuk mempercepat proses pengisian seperti aplikasi yang tidak penting, wifi atau data internet yang sedang tidak digunakan.

Pantau Suhu Smartphone

Saat proses pengisian biasanya suhu smartphone akan naik, maka dari itu kamu perlu memantau suhu tersebut untuk memastikan kondisinya masih dalam tingkat yang wajar. Smartphone jaman sekarang banyak yang menggunakan cover untuk melindungi casing, coba perhatikan adakah perbedaan suhu saat menggunakan cover dan tidak. Kadang cover membuat pembuangan panas menjadi terhambat yang menyebabkan suhu smartphone semakin tinggi. Panas berlebih akan menyebabkan umur baterai semakin pendek, jadi suhu adalah salah satu hal yang penting untuk diperhatikan.

DISARANKAN  Arsenal: Asisten Kamera Pintar Pertama di Dunia!

Baca Juga: Rilis Terbaru dari Samsung: Smartphone Tizen Z3

Pastikan Keaslian Charger

Untuk mengecek keaslian charger bisa dilakukan dengan mengecek daya yang masuk saat proses charging. Perhatikan besarnya daya yang masuk dan samakan dengan yang tertulis di kepala adaptor charger. Jika jumlah daya yang masuk dibawah setengah daya yang tertulis di adaptor maka kamu perlu mencurigai keaslian charger tersebut.

Demikian tips dan trik untuk mengecek kondisi charger serta mencari mana yang cocok untuk digunakan. Jika setelah menggunakan cara diatas namun masalah kamu belum teratasi silahkan bertanya di komentar.