Apakah Yakin OS Linux Lebih Aman Dari Yang Lainnya?

Banyak orang menganggap bahwa sistem operasi berbasis Linux kebal terhadap malware dan 100% aman. Sedangkan sistem operasi yang menggunakan kernel memiliki keamanan dibawah Linux. Hal tersebut tidak sepenuhnya benar, faktanya pengguna yang beranggapan seperti itu akan lebih rawan karena mereka kurang waspada dan lengah terhadap serangan.

Windows sering dianggap sebagai sasaran empuk bagi virus dan malware, hal ini mungkin benar. Namun kalian mungkin akan terkejut, menurut data metode penyerangan terhadap OS Linux meningkat 300% pada tahun 2016, sedangkan pada windows memperlihatkan adanya penurunan.

DISARANKAN  Daftar Putar Spotify Tersedia Untuk Facebook Messenger

Namun apakah ini berarti OS Linux tidak aman? Tentu saja tidak. Windows masih menjadi sistem operasi dengan angka penargetan yang sangat tinggi jika dibanding OS lain, dan dengan adanya peningkatan metode serangan bukan berarti akan lebih banyak sistem yang terinfeksi, namun lebih mudah menemukan celah pada OS berbasis open source, dan ini ada pada Linux.

DISARANKAN  Mengembalikan Stiker LINE Yang Hilang

Jadi apa kesimpulannya? Saya tidak mengatakan bahwa OS Linux itu tidak aman, namun saya juga tidak mengatakan Linux kebal terhadap virus dan malware. Dunia cyber mengatakan, “No System is Safe”. Untuk itu bagi kalian pengguna Linux, jangan terlalu yakin kalau OS kalian 100% aman dari peretasan.

Namun, jangan terlalu khawatir dan menganggap Linux tidak aman, hal ini juga salah. Selalu lakukan update dan patch terbaru untuk meminimalisir resiko serangan yang tidak terduga. Walaupun begitu, banyak orang yang mempunyai keahlian dalam peretasan, coding, dan lain sebagainya menggunakan OS Linux, sehingga sangat kecil kemungkinan para peretas akan meretas OS yang digunakannya sendiri.

DISARANKAN  Tanggapan CEO Telegram Setelah Aplikasinya Terblokir di Indonesia