Nintendo Berencana Hadirkan Fitur VR di Switch!

0
37

Virtual reality mulai menggaet banyak peminat dan salah satu yang sering ditanyakan oleh para gamer yaitu, “apakah VR akan hadir di Nintendo Switch?”. Pada bulan Desember tahun lalu muncul rumor tentang beredarnya dokumen pengajuan paten US Patent and Trademark Office yang di dalamnya ada ilustrasi sebuah perangkat Head-Mounted display yang mirip Samsung Gear VR.

Beranjak dari sejarah kelam gagalnya Virtual Box milik Nintendo lebih dari dua dekade yang lalu dalam sebuah wawancara Presiden Nintendo Tatsumi Kimishima dengan Nikkei (via tweet dari CEO Kantan Games, Dr. Serkan Toto) bahwa Nintendo sedang mempelajari kembali teknologi virtual reality agar terhindar dari kegagalan seperti sebelumnya.

Kimishima juga mengatakan bahwa sebelum meluncurkan produk VR kembali, pihaknya harus memastikan produk tersebut sudah optimal sehingga walaupun dipakai selama berjam-jam tak aka nada masalah yang timbul. Mendengar keluhan dari para pengguna headset VR terkait efek samping penggunaannya seperti mual dan pusing membuat Nintendo sangat berhati-hati dalam melangkah dan memastikan sebuah produk harus dalam kondisi terbaik.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Presiden Nintendo merika Reggie Fils-Aime. Ia mengatakan bahwa teknologi VR yang telah beredar masih jauh dari harapan dan belum dapat memanjakan penggunanya. Nintendo sendiri juga belum memutuskan mana  ang akan menjadi fokus mereka, apakah mereka akan mengikuti jejak Sony yang serius dengan Playstation VR atau lebih kepada pendekatan mobile.

Teknologi Virtual Reality menuntut hardware dengan performa yang tinggi hal inilah yang membuat Sony menyiapkan Playstation 4 Pro. Jika Nintendo berencana kembali ikut dalam persaingan VR maka harus mempersiapkan hardware untuk switch dengan olah data serta grafis yang baik. Belum ada informasi secara rinci tentang penggunaan chip Nvidia Tegra untuk mengotaki console tersebut.

Kimishima-sa juga memberikan informasi tentang harga dari layanan online berbayar Switch. Diungkapkan Nintendo akan me mengenakan biaya sebesar 2.000 sampai 3.000 yen untuk setahun atau sekitar US$17.7 sampai US$26.5. Harga yang dipatok tersebut memang lebih murah daripada pesaingnya Playstation dan Xbox namun Nintendo belum memberikan rincian tentang fitur-fitur yang akan hadir disana. Namn menurut kabar para pelanggan akan mendapatkan permainan NES atau SNES secara gratis tiap bulannya. Bagi mereka yang ingin menikmati mode multiplayer maka fitur ini perlu dicoba.